Indorama Logo
News

News

Indorama Synthetics Komisi-Komisi 100 % Cotton Yarn Compact Tanaman

November 2nd, 2015

Indorama Synthetics baru-baru ini menugaskan baru negara-of - the- art 100 % katun pabrik Benang kompak di situs Cempaka dengan kapasitas 40.000 gelondongan.

Tanaman ini adalah setup pada catatan waktu 6 bulan . Negara - of-the -art pabrik menggunakan peralatan utama dari Swiss ( Rieter ) , dan Jerman ( Zinser , Trutzschler , Schlafors...

Read More...

Open End Cotton Yarn Plan Started in Uzbekistan

December 1st, 2014

Indorama Kokand Textile has started up its 3840 rotor open-end cotton yarn plant. This is Indorama’s first open-end yarn investment. The state-of-the-art plant uses Rieter equipment and is fully automated.

Read More...

Open End Cotton Yarn Rencana Dimulai di Uzbekistan

December 1st, 2014

Indorama Kokand Textile telah memulai nya 3840 rotor open-end tanaman benang katun . Ini adalah investasi benang open-end pertama Indorama . Negara - of-the - art pabrik menggunakan peralatan Rieter dan sepenuhnya otomatis.

Read More...

UN watchdog praises Uzbekistan for tentative progress on child labour

November 1st, 2014

Tashkent (AFP) - An expert with the International Labour Organisation praised major cotton exporter Uzbekistan for making tentative progress in moving to eliminate the worst forms of child labour.

Harri Taliga, an expert with the UN's labour watchdog based in Uzbekistan, said the Central Asian nation conducted for the first time this y...

Read More...

Pengawas PBB memuji Uzbekistan untuk kemajuan tentatif tentang pekerja anak

November 1st, 2014

Tashkent ( AFP ) - Seorang ahli dengan Organisasi Buruh Internasional memuji eksportir kapas utama Uzbekistan untuk membuat kemajuan tentatif dalam bergerak penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak.

Harri Taliga , seorang ahli dengan pengawas tenaga kerja PBB yang berbasis di Uzbekistan , mengatakan negara Asia Tengah ya...

Read More...